Tampilkan postingan dengan label relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label relationship. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Agustus 2010

10 Karakter Pria yang Perlu Anda Cari

Setiap orang tentu memiliki kriteria tersendiri dalam memilih pasangan. Misalnya, rambutnya harus rapi, baik, ngobrolnya nyambung, atau punya riwayat keluarga yang kembar (kan, sekarang lagi "tren" punya anak kembar). Oke, tapi hati-hati, bisa jadi itu hanya sifat-sifat yang hanya tampak di permukaan. Karakter itu hanya terlihat ketika Anda dan dia dalam keadaan happy. Padahal, pasangan serasi mana pun di dunia ini akan menghadapi masa-masa yang tidak menyenangkan juga.

Karena itu, Anda perlu menguraikan lagi apa yang dimaksud dengan "baik" atau "perhatian" itu. Pastikan bahwa sifat-sifat yang tersembunyi itu pun mampu menjamin rasa aman pada Anda. Berikut adalah hal-hal yang seharusnya Anda tuntut dari pria.

Dewasa
Menjalin hubungan seharusnya tidak hanya didasari oleh rasa cinta. Hubungan yang sehat akan terjadi bila Anda dan si dia sama-sama dewasa, dan siap dengan tanggung jawab yang datang dari cinta. Mendewasakan pria itu bukan tanggung jawab kita. Anda pun harus sadar bahwa Anda tidak perlu menjadi kekasihnya hanya untuk memperbaiki masalah emosi, psikologis, atau bahkan finansialnya. Si dia harus menyembuhkan dulu luka hatinya di masa lalu supaya ia mampu menghadapi tantangan baru dengan lebih percaya diri. Dalam hal ini tugas Anda adalah mendukungnya.

Bikin Anda merasa seksi
Anda pasti kesal setengah mati, ketika Anda berusaha keras untuk tampil cantik, ternyata reaksi pasangan adem-ayem saja. Maka, ketika Anda sudah mengerahkan segala daya upaya, tugas para pria adalah menyampaikan bahwa yang Anda lakukan tidak sia-sia. Dari hal kecil seperti memuji pakaian baru yang tampak chic saat Anda kenakan, mengenali bahwa Anda baru trimming rambut, hingga mengingatkan betapa cantiknya Anda (meskipun Anda tidak melakukan perubahan apa pun).

Selera humor
Kita tahu bahwa tertawa adalah obat terbaik, dan menjadikannya sebagai dasar dari suatu hubungan akan memberikan kesehatan jiwa raga dalam jangka panjang. Maka, seorang pria bukan hanya harus bisa membuat Anda selalu tertawa, tetapi juga menghadapi segala masalah dengan senyum (hmm... berat, ya?). Hidup ini mungkin penuh dengan konflik, dan si dia harus bisa menjadi seseorang yang mampu mengubah perasaan Anda yang muram menjadi ceria lagi.

Menjadikan Anda prioritas
Betapa pun penuhnya jadwal suami dengan berbagai acara, Anda harus tetap menjadi prioritasnya. Misalnya, ia memilih untuk merayakan ulang tahun pernikahan dengan Anda meskipun ia diundang makan-makan oleh atasannya. Atau, ia bersedia pulang lebih awal untuk mendampingi Anda ke dokter kandungan, dan mengesampingkan dulu pekerjaannya. Saat itulah Anda tahu bahwa Anda bisa bergantung padanya untuk apa pun. Tidak berarti ia tidak boleh memiliki aktivitas bersama teman-temannya. Ia hanya perlu tahu kapan harus memprioritaskan hubungannya dengan Anda.

Hubungan seks yang "hidup"
Pria tidak pernah berkata "tidak" untuk seks? Ah, belum tentu juga. Ada kalanya ketika ia sedang dilanda stres atau sudah terlalu mengantuk, ia pun tidak akan memikirkannya. Namun, ketika ia dalam kondisi siap untuk bercinta, ia mau melakukan apa saja untuk menyenangkan Anda. Dari mendengarkan apa yang tidak Anda sukai saat berhubungan, hingga mencoba mewujudkan fantasi Anda. Kalau ia tipe pria yang tidak peduli dengan kenyamanan dan keinginan Anda saat bercinta, wow... lupakan saja.

Bikin Anda kangen terus
Ini penting, bagaimana caranya agar Anda masih selalu berbunga-bunga meskipun sudah lama menjalin hubungan dengannya. Ketika tidak bertemu selama seminggu karena ia harus dinas luar kota, mendadak Anda merasa perut Anda mulas, jantung berdebar-debar, dan Anda menyiapkan pakaian Anda yang terbaik untuk menyambutnya. Dia membuat Anda ingin selalu menggenggam tangannya, dan ketika mencium aroma khas tubuhnya, Anda tahu tidak ingin jauh-jauh darinya lagi.

Kebebasan
Kebebasan adalah indikator bahwa seorang pria memercayai Anda. Bentuk kebebasan itu bisa berbagai macam, seperti membebaskan Anda untuk travelling ke luar negeri hanya dengan teman-teman perempuan Anda, membebaskan Anda untuk mencoba karier baru, bahkan membebaskan Anda saat Anda ingin sendiri. Itulah saat ia menghargai dan memercayai segala keputusan Anda, dan memberikan Anda kesempatan untuk berkembang.

Membiarkan Anda menjadi diri sendiri
Apa pun kebiasaan Anda, cara berbusana Anda, dan kelemahan Anda, selalu dimengerti oleh pasangan. Anda tidak pernah merasa harus mengubah diri Anda menjadi seseorang yang dia inginkan. Anda menjadi satu paket yang ia butuhkan, dan pria yang baik pasti akan membuat Anda merasa nyaman dengan kekurangan Anda.

Membuat Anda merasa aman
Hubungan yang sehat pasti membuat Anda merasa aman, dan dicintai sebagaimana adanya Anda. Si dia mampu membuat Anda merasa menjadi the one sehingga Anda tahu ia akan kembali ke rumah meskipun ia baru saja bersenang-senang dengan rekan-rekan kerjanya yang sebagian di antaranya perempuan.

Sabar, murah hati, dan perhatian
Ketiganya merupakan satu paket kebaikan, di mana masing-masing memiliki nilai penting yang sama. Sabar, artinya ia bisa menghadapi konflik dengan tenang, dan memandang tantangan hidup sebagai peluang untuk belajar. Kemurahan hati akan pikiran, semangat, hati, kekayaan, waktu... membuatnya selalu ingin berbagi dengan Anda. Yang terpenting (bagi umumnya perempuan), pria selalu perhatian dengan perasaan, waktu, dan tujuan hidup Anda. Ia selalu perhatian mengenai keputusan-keputusannya yang mungkin akan memengaruhi Anda.

Nah, apakah pasangan Anda memiliki beberapa karakter yang disebutkan di atas?

DIN

Editor: Dini

Sumber: SheKnows


Bookmark and Share 

Kamis, 24 Juni 2010

Tips for Women Who Want to Work Well with Men


Written by John Gray, Ph.D.

John Gray, one of the world's foremost communication experts, offers 32 tips to help you understand, respect and benefit from the differences between women and men and how they operate, both in and out of the workplace.

1. When presenting a proposal or plan of action, talk less about the problem and more about what you think should be done.

2. Be direct when you make a request. Don't talk about a problem and wait for him to offer his support. Often men feel manipulated when women are not direct. It is as if he "should do it" without your having to ask.

3. Give him more space when he moans or groans. Don't give him a pat on the back. Avoid doing anything that demonstrates a feeling of motherly empathy.

4. Get to the point when making a suggestion. Avoid talking too much about problems. Remember, men hear sharing as complaining.

5. Only complain when you have a solution to suggest. Take less time to explain the problem and quickly move on to suggest a solution.

6. After asking for his advice, be careful not to correct his solution or explain in great detail why you are not going to follow his advice. By allowing him to save face, a woman gains points.

7. Give credit and recognition whenever he has achieved something.

8. In public build him up. If you want to point out a mistake or suggest a change, do it in private.

9. Graciously interrupt in a group meeting. Don't say, "Can I say something?" Instead, go with the flow and say something more friendly like, "That's true, I think . . ."

10. Use a relaxed and trusting tone of voice when discussing work problems. Men are repelled by the tone of being emotionally overwhelmed.

11. Stay focused on the task at hand and postpone the sharing of personal feelings. Keep your work life and personal life separate.

12. When asking for support, keep your emotions out of it and focus on stating what you want. Take time to justify your request if you are asked why you need more.

13. If you must complain to your manager or coworker, be objective and avoid making value judgments like, "It's not fair" or "He isn't doing his job." Instead say, "He was three hours late. I was the only one there to do a job that requires two people."

14. If there is too much being expected of you, ask for the support you need, but don't complain. He reasons, "Don't waste time complaining, instead do something to get the support you need."

15. When making a presentation or discussing something, don't be overly eager or automatically reassuring while listening. Let him feel that he is earning your agreement and support.

16. Pace yourself. After listening to a man, let him know that something is helpful before you bring up more issues or questions.

17. Share your experience to back up a request and don't quote an expert. For example, don't say, "John Gray says you should listen to me more . . . ." Instead say, "I would appreciate it if you would listen a little longer before responding."

18. Stay on schedule. Let a man know up front how long you expect a meeting to last.

19. Distance yourself. As a manager, depersonalize your directions with comments like, "We are expected to . . ." and then ask him to do what you want with a phrase like, "Would you . . ." or "Please . . ."

20. Shake hands. When a man comes into the room and you are sitting, stand up and shake hands as equals.

21. When stress increases, act as if everything is OK. Worrying or showing concern about him can be offensive. A more relaxed response demonstrates a level of trust that says, "I'm sure you can handle it."

22. If you are in a supportive role, rather than do everything in an invisible manner, sometimes ask in a friendly tone, "Would you like me to . . ." In this way, he realizes how much you do and can give you the points you deserve.

23. Don't ask a man how he feels about something; instead ask what he thinks about something. By appreciating his logic, you can score a point.

24. Introduce yourself. In a business setting in which many people are being introduced, introduce yourself so that the male host doesn't have to remember everyone's name and introduce each person.

25. When introducing a man to others, always include his accomplishments, expertise, or role in the company.

26. When you disagree or are challenged by others in a group meeting, stick to your argument and do not digress by sharing how you personally feel. Even if you have a better point, you may be discredited because of your emotional delivery.

27. If an argument has already become emotionally charged,gracefully find a way to take a break. Say something like, "Give me some time to think about this and then let's talk again." Overcome the temptation to say, "You're not being fair." or "You are not listening to me." "Excuse me for that outburst." also works well.

28. Don't take it personally. Recognize that most men don't like being told what to do. If your job requires that you give him instructions, to minimize the inevitable tension, prepare him by saying, "Is this a good time to review some changes?" or "Let's schedule a time when we can meet. I have some changes I need to convey."

29. Be clear about the tasks you want. When dividing up projects or tasks, state clearly which ones you want or prefer. Women don't get points from men for being uncertain and saying, "What do you want to do?" You get points for clarity if you know what you want and then even more points if you make a reasonable compromise.

30. Celebrate the completion of a long or important project. Men, and women, greatly appreciate special occasions to celebrate or recognize people and their contributions. Give awards, certificates, or presents.

31. If you don't have an answer or a solution, don't let on right away. Always appear confident. Avoid the phrase, "I am still working that one out."

32. Display your awards, certificates, and degrees on the walls of your office. Display pictures of you with successful people or involved with different work projects. If a man shows interest, describe your success with a tone of confidence.

careers, Jobs Indonesia, Indonesia Vacancy


Bookmark and Share

Label

careers (218) Jobs Indonesia (211) Indonesia Vacancy (209) woman (75) moms (32) business (28) mother (17) work (14) man (11) tips (11) Success (10) fashion (8) mom (8) beauty (7) child (5) interview (5) stress (5) teen (5) gender (4) home (4) pengetahuan (4) pregnant (4) single mother (4) workplace (4) beautiful (3) biography (3) health (3) internet (3) leadership (3) makeup (3) manage (3) office (3) pay (3) Professional Woman (2) busana (2) dress (2) employee (2) family (2) fitness (2) fun (2) gap (2) hobby (2) husbands (2) jobs (2) kids (2) love (2) men (2) money (2) nanny (2) nurses (2) personality (2) planning (2) relationship (2) salary (2) stay at home (2) stereotype (2) story (2) wife (2) women (2) work at home (2) Communication (1) Criticism (1) Indonesia Vacancy (1) Indonesia Vacancy Bookmark and Share (1) Motivation (1) Powerful (1) advantage (1) best job (1) boys' club (1) busy (1) buzy (1) calculate (1) career tips (1) change (1) companies (1) confidence (1) conflict (1) cry (1) dad (1) doctor (1) enjoy (1) female (1) female bosses (1) financial (1) franchises (1) funky (1) girl (1) hair (1) happy (1) hire (1) imagination (1) lawyer (1) listen (1) look (1) looking (1) managing (1) market (1) marketing (1) marriage (1) married (1) medical (1) midwife (1) military (1) mindset (1) mothers (1) negotiation (1) nose (1) online (1) organize (1) parenting (1) play (1) poem (1) problem (1) professional (1) promote (1) resume (1) rule (1) secret (1) secretaries (1) sexy (1) skin (1) start career (1) succes (1) summer (1) superwoman (1) teacher (1) vacation (1) wages (1) war (1) work day (1)